pinjaman modal usaha

Daftar Isi

Butuh Pinjaman Modal Usaha? Ini Cara Mendapatkannya!

Daftar Isi

Banyak orang menganggap bahwa pinjaman modal usaha adalah solusi tepat untuk memulai bisnis. Khususnya bagi seller yang memiliki jumlah modal terbatas. 

Membuka atau memulai usaha baru biasanya memerlukan investasi awal yang cukup besar. Tanpa adanya akses ke sumber dana tambahan, banyak seller yang ragu untuk memulainya.

Pada saat seperti inilah, pinjaman modal usaha diperlukan. Pinjaman tersebut bukan hanya bisa berfungsi sebagai sumber dana. Melainkan dapat pula menjadi alat dalam membangun dasar yang kuat bagi kesuksesan bisnis. 

Apa Itu Pinjaman Modal Usaha?

Jadi, sebenarnya apa itu pinjaman modal usaha? Pinjaman modal usaha adalah bentuk pembiayaan yang diberikan kepada seller. Bisa digunakan untuk memulai, mengembangkan, atau menjalankan bisnis mereka. 

Tujuannya adalah untuk memberikan dana tambahan yang dibutuhkan untuk menutupi biaya-biaya usaha. Seperti pembelian inventaris, pembayaran gaji karyawan, perluasan fasilitas, investasi dalam peralatan baru, promosi, atau berbagai keperluan bisnis lainnya.

Bantuan modal usaha dapat diperoleh dari berbagai sumber. Termasuk bank komersial, lembaga keuangan non-bank, koperasi kredit, pemberi pinjaman online, atau investor swasta.

Ada berbagai jenis pinjaman modal usaha, beberapa di antaranya yaitu:

  • Pinjaman tanpa agunan 
  • Pinjaman beragunan 
  • Pinjaman berjangka pendek atau panjang
  • Pinjaman dengan suku bunga tetap atau mengambang, dan berbagai jenis pinjaman lainnya.

Seller sebagai pihak penerima pinjaman bertanggung jawab untuk membayar pinjaman sesuai dengan jadwal pembayaran yang disepakati. Kegagalan dalam pembayaran dapat mengakibatkan penalti dan pastinya merusak reputasi kredit. 

Itulah sebabnya, sangat penting bagi seller untuk merencanakan dan mengelola penggunaan dana dengan bijak. Pinjaman modal usaha sebaiknya digunakan untuk tujuan yang produktif yang dapat meningkatkan pendapatan atau keuntungan. 

 

Baca juga: 6 Tips Merintis Usaha Bisnis Grosir dengan Modal Minim

 

Bagaimana Cara Mendapatkan Modal Usaha dari Pinjaman?

Dengan kemajuan teknologi, akhir-akhir ini mendapatkan bantuan modal usaha sepertinya cukup mudah. Ada banyak cara yang bisa dilakukan. Pengajuannya mudah, namun proses persetujuannya yang biasanya tidak selalu mulus. 

Oleh karena itu, sebaiknya seller mengetahui dengan baik apa saja yang perlu dipersiapkan untuk mendapatkan pinjaman tersebut. Dengan begitu, peluang mendapat persetujuan pun semakin besar.

Beberapa langkah cara mendapatkan modal usaha dari pinjaman yang bisa diterapkan seller, antara lain adalah:

1. Persiapkan rencana bisnis

Sebelum mencari pinjaman modal usaha, sebaiknya buatlah rencana bisnis yang jelas. Rencana bisnis ini harus mencakup deskripsi bisnis, visi dan misi, analisis pasar, strategi pemasaran, proyeksi keuangan, dan rencana alokasi modal. Rencana bisnis yang kuat akan meningkatkan peluang kamu untuk mendapatkan pinjaman.

2. Tentukan jumlah dan jenis pinjaman yang dibutuhkan

Hitung dengan cermat berapa banyak modal usaha yang diperlukan. Selain itu, tentukan juga jenis pinjaman yang paling sesuai untuk kebutuhan bisnis yang dijalankan, seperti pinjaman tanpa agunan, pinjaman beragunan, atau pinjaman jangka panjang.

3. Evaluasi keuangan 

Lihat dan periksa lagi kondisi keuangan bisnismu. Termasuk laporan keuangan, catatan pajak, dan rekening bank. Pastikan memiliki catatan yang baik dan bisa menunjukkan kemampuan kamu untuk membayar pinjaman yang akan diberikan.

4. Pilih sumber pembiayaan

Ada banyak sumber pembiayaan pinjaman modal yang dapat kamu pertimbangkan. Bisa dari bank, koperasi kredit, lembaga keuangan non-bank, aplikasi online, dan investor swasta. Pilihlah sumber yang paling cocok dengan kebutuhan bisnismu.

5. Tinjau penawaran

Bila kamu menerima beberapa tawaran pinjaman, tinjau dengan cermat suku bunga, biaya, syarat, dan ketentuan masing-masing. Pilihlah tawaran yang dianggap paling menguntungkan dan sesuai dengan kebutuhan bisnis.

6. Ajukan pinjaman

Setelah memilih sumber pembiayaan, ajukan pinjaman sesuai dengan persyaratan yang sudah ditentukan. Biasanya, seller akan diminta untuk mengisi berbagai formulir pinjaman dan menyerahkan dokumen yang diperlukan.

7. Penilaian kredit

Sumber pembiayaan nantinya akan melakukan penilaian kredit untuk menilai risiko pemberian pinjaman untuk kamu. Jadi, sebaiknya pastikan untuk selalu menjaga catatan kredit dalam kondisi baik dengan bukti kemampuan membayar yang kuat.

8. Persiapkan agunan (jika diperlukan)

Kalau kamu mengajukan pinjaman beragunan, siapkan aset atau properti yang akan digunakan sebagai jaminan. Jaminan tersebut berfungsi memberikan keamanan bagi pemberi pinjaman bahwa mereka memiliki hak atas aset tersebut kalau kamu sampai gagal membayar pinjaman.

 

Baca juga: Biaya Admin Jualan Online di Ecommerce Ada Apa Saja?

 

___

Dari penjelasan singkat tadi, apakah pinjaman modal usaha benar-benar bisa menjadi solusi untuk memulai bisnis? Jawabannya adalah iya. Namun, perlu diingat bahwa hal tersebut berlaku hanya bila seller dapat mengelola dana pinjaman dengan baik.

Mendapatkan pinjaman artinya kamu memiliki tanggung jawab yang serius. Pastikan dana pinjaman modal tersebut kamu alokasikan dengan tepat, misalnya untuk membeli barang yang akan kamu jual atau produksi lagi.

Kamu juga bisa menjadi seller aktif di Lazada, jadi alokasi dana pinjamanmu dapat terlihat dan terukur dengan jelas. Kalau modal sudah didapat, segera klik di sini untuk mulai jadi seller Lazada. Dengan menjadi seller di Lazada, keuntungan besar dan kesuksesan bisnis ada di depan mata!

Bagikan
Artikel lain yang mungkin kamu suka
biaya admin jualan online di Lazada

Biaya Admin Jualan Online di Ecommerce Ada Apa Saja?

Salty,Snacks

7 Cara Memulai Bisnis Snack Kiloan, Modal Kecil Bisa Raih Keuntungan Jutaan!

cara live streaming di hp

Cara Live Streaming di HP Biar Hasilnya Maksimal

apa itu biaya ongkir

Masih Bingung Apa Itu Biaya Ongkir? Seller Pemula Wajib Tahu Ini!

Ide & Cara Jualan Online

Sebelum Kamu Pergi,
Kasih Tahu yuk Alasannya!

Survey Exit Users