Makanan Ringan Khas Lebaran

Daftar Isi

Kiat Memasarkan & Jualan Makanan Ringan Khas Lebaran ke E-Commerce

Daftar Isi

Lebaran sebentar lagi tiba! Selain opor ayam dan sambal goreng ati, lebaran juga identik dengan makanan ringan khas Lebaran yang biasanya masuk dalam wadah toples.

Karena itu, sekarang ini pasti sudah banyak orang yang mengincar berbagai macam makanan ringan khas lebaran yang populer, mungkin banyak diantara kalian sudah pre-order dari jauh-jauh hari agar dapat slot pesanan. 

Nah, di saat-saat seperti ini nih, para pedagang snack dan kue seperti Mughny Jaya Store yang berjualan di Lazada sedang sibuk-sibuknya. Melalui Lazada, toko ini berhasil menjual lebih dari 3.000 toples kue kering.

Nah, buat kamu yang mahir membuat kue kering dan ingin jualan laris manis seperti Mughny Jaya Store, berikut 6 kiat yang bisa kamu ikuti!

Tips Jualan Makanan Ringan Khas Lebaran

Pertama-tama, tentukan Target Pasar

Sudah memiliki resep untuk produk yang akan kamu jual? Jika sudah, hal selanjutnya yang harus kamu lakukan adalah menentukan target pasar. 

Rentang usia berapa yang nanti akan membeli produk yang kamu jual? Di bawah 30 tahun? Di atas 30 tahun? Mungkin mereka adalah pegawai kantoran yang ingin membeli banyak dalam bentuk hampers untuk dikirimkan ke teman atau klien. Atau, mereka bisa saja ibu-ibu yang ingin memajang toples snack di ruang tamu. 

Walau produknya sama, tentu demografi yang berbeda ini akan menentukan pengemasan, cara bundling, dan metode penjualan. Dengan menentukan karakteristik target pasar, kamu bisa menentukan nama usaha, desain logo dan kemasan produk sesuai dengan karakteristik target pasar. 

Waktu Pelanggan Mengonsumsi Produk

Mengetahui kapan pelanggan mengonsumsi produk akan membantu kamu dalam mempersiapkan ide iklan, pemasaran dan juga inovasi. 

Contohnya, makanan ringan khas lebaran yang  biasanya disantap saat bulan Ramadhan dan lebaran. Maka, kamu dapat mengeksekusi iklan produk dengan tema puasa, Ramadhan atau lebaran. 

Kamu juga dapat membuat inovasi atau produk limited edition yang hanya tersedia selama bulan ramadhan. Contohnya karena orang-orang menyukai kolak, kamu dapat membuat es krim atau kue dengan rasa kolak. 

Penting Banget, Gunakan Foto yang Bagus!

Memiliki foto produk yang bagus tak kalah pentingnya dengan rasa produk yang lezat. Soalnya ketika berjualan online, hal pertama yang dilihat adalah seberapa menggugah selera kue atau makanan ringan khas Lebaran yang kamu buat. 

Buatlah foto profesional agar produk terlihat rapi sehingga orang yang melihatnya berminat. Jangan asal memfoto produk di dalam ruangan yang minim cahaya. 

Tak perlu repot-repot pergi ke studio foto, kamu dapat memfoto produk sendiri dari rumah. Banyak filter smartphone yang cocok untuk memotret berbagai macam makanan. 

Kamu juga bisa menggunakan mini box studio yang dapat dibeli di Lazada atau bahkan kain satu warna agar hasil foto produk kamu bagus dan cantik. 

Jangan lupa juga untuk memfoto produk-produk tersebut secara detail. Tunjukkan keunggulan dari produk kamu sehingga orang-orang tertarik untuk membeli makanan ringan khas lebaran yang kamu jual. 

Biar Makin Laris, Coba Endorse Influencer

Selain memasarkan produk kepada teman-teman dan kerabat, kamu bisa memanfaatkan influencer yang memiliki banyak followers di media sosial. Nantinya, produk kamu akan mendapat exposure dari para influencer ketika mereka mereview produk kamu.

Walaupun mengendorse bisa influencer cukup mahal, tetapi hasil yang akan kamu dapatkan bisa sebanding dengan biaya yang dikeluarkan. Kuncinya adalah memilih influencer yang punya engagement dan followers yang aktif.

Jangan lupa untuk memastikan profil influencer tersebut sesuai dengan target market kamu. Perhatikan umur, image dan gaya hidup influencer tersebut sebelum kamu memutuskan untuk mengendorsenya. 

Manfaatkan Event Tahunan

Lebaran, natal dan tahun baru imlek merupakan saat-saat banyak orang membeli kue kering. Selain untuk dikonsumsi sendiri, banyak juga mereka yang membeli untuk dikirim ke keluarga, sahabat dan rekan kerja.

Kamu bisa memanfaatkan momen-momen ini dengan menawarkan produk dengan harga spesial, paket bundling dan juga hampers bagi yang ingin mengirim untuk orang lain. 

Buat kemasan yang menarik sesuai tema event yang sedang berjalan agar kamu bisa menggaet lebih banyak pembeli. 

Manfaatkan periode sale berkala Lazada

Kamu bisa menjual produk-produk kamu di e-commerce agar dapat menggaet lebih banyak konsumen. 

Di e-commerce, ada banyak sale berkala seperti birthday sale, ramadan sale dan juga sale di tanggal cantik. Kamu bisa memanfaatkan semua sale ini untuk mempromosikan brand serta meningkatkan penjualan.

Di Lazada, kamu bisa mengikuti berbagai campaign untuk meningkatkan penjualan. Sebab, penjualan seller selama mengikuti campaign di Lazada rata-rata lebih banyak dibanding hari biasanya. 

Hal ini karena Lazada mempromosikan produk semua seller yang mengikuti campaign sehingga produk-produk tersebut akan lebih sering terlihat. 

Tak perlu khawatir jika baru pertama kali berjualan di e-commerce karena tim Lazada akan membantu kamu. 

Lazada memiliki program inkubasi bagi para seller baru, dimana tim Lazada akan membimbing para seller ini selama 90 hari sampai benar-benar menguasai fitur-fitur di Lazada. 

Jadi, tunggu apalagi? Yuk mulai jualan makanan ringan khas lebaran di Lazada mumpung sekarang lagi bulan Ramadhan! Kamu juga bisa baca artikel lain dari blog Jualan Online Lazada untuk dapat berbagai tips.

Bagikan
Artikel lain yang mungkin kamu suka
analisis kompetitor

Mau Lebih Unggul? Ini 7 Cara Analisis Kompetitor Bisnis Kamu

KV_thematic_1

Seller, Ini Cara agar Pembelimu Belanja di Lazada Makin Hemat!

penipuan Lazada

Waspada Penipuan, Jangan Share Data Pribadi Seller Center Lazada Kamu!

Live,Shopping,Concept,A,Female,Seller,Counting,A,Stock,And

Apa yang Dimaksud dengan Omset dan Bagaimana Cara Menghitungnya?

Ide & Cara Jualan Online

Sebelum Kamu Pergi,
Kasih Tahu yuk Alasannya!

Survey Exit Users