Daftar Isi

7 Cara Promosi Jualan Online di Medsos Agar Tambah Laris

Daftar Isi

Dari banyak cara promosi jualan online, media sosial adalah salah satu tempat yang tidak butuh modal banyak untuk melakukan promosi. Di sini kamu pun bisa menargetkan customer sesuai dengan kategori yang ingin disasar dan cocok dengan fungsi dari produkmu.

Namun, membangun eksistensi produk atau brand di media sosial bukanlah hal yang serta merta mudah dilakukan. Kamu perlu menyusun strategi yang tepat agar message dari produkmu dapat tersampaikan dengan baik. Kira-kira apa saja ya yang harus Seller lakukan? Simak rangkuman dari Yuk Jualan Online berikut ini tentang strategi promosi jualan online.

Cara Promosi Jualan Online di Medsos

Manfaat dari membuat konten di media sosial yaitu kamu dapat berinteraksi langsung dengan mereka. Membangun hubungan baik bersama followers kamu merupakan langkah penting untuk menjaga kepercayaan dan loyalitas mereka sebagai pelanggan di tokomu. Konten-konten yang kamu buat juga dapat disebar (share) oleh mereka.

Ini 7 langkah yang perlu Seller ketahui jika mau memulai promosi jualan online di media sosial.

1. Pilih media sosial yang tepat!

7 Cara Promosi Jualan Online di Medsos Agar Tambah Laris
Macam-macam media sosial saat ini │Sumber: Shutterstock.

Kamu tidak bisa sembarang memilih media sosial yang ingin dipakai sebagai tempat promosi. Sebelum membuat akun media sosial, lakukanlah riset yang cukup mengenai medsos apa yang banyak dipakai oleh target customer kamu. Baru dari situ kamu bisa menggunakan media sosial yang memang mereka pakai sehari-hari dalam berselancar di dunia online.

Misalnya audiens produk kamu adalah anak-anak remaja usia muda, kamu bisa memaksimalkan konten video yang kebetulan sedang banyak diminati oleh mereka. Kamu dapat membuat konten di TikTok, YouTube, atau Instagram (Reels).

2. Posting gambar dari produkmu

Jika kamu memang tidak sempat untuk banyak membuat konten video, cara mempromosikan jualan online di medsos yang paling umum adalah dengan mem-posting foto produk kamu. Pastikan foto memiliki kecerahan dan ketajaman gambar yang baik agar followers bisa membayangkan seperti apa produk kamu jika mereka terima.

Susunlah produk secara rapi sebelum difoto agar enak dilihat. Karena dari gambar produkmu bisa menarik mata calon pembeli sebelum mereka tertarik untuk bertransaksi. Kalau perlu, kamu dapat menyewa jasa foto produk agar punya kualitas gambar yang maksimal.

3. Gunakan judul dan caption yang menarik

Dalam hal ini, ada teknik copywriting yang harus kamu ikuti. Mulai sekarang Seller harus terbiasa untuk belajar menulis terutama ketika membuat judul dan caption untuk postingan kamu. Judul dapat dibuat semenarik mungkin atau yang clickbait (jika perlu) agar audiens mau mengklik postinganmu lebih lanjut.

Baru setelahnya kamu dapat menjelaskan lebih detil informasi mengenai produk di dalam caption. Pelajari bagaimana cara akun lain menulis caption di postingan mereka sebagai contoh, baru kemudian kamu akan mulai terbiasa!

Baca juga: Buat Copywriting Produk Makin Ciamik dengan Langkah Berikut Ini

4. Upload konten di waktu yang terbaik

Berbicara tentang promosi di media sosial sebenarnya kamu harus banyak melakukan eksperimen, terutama dalam jadwal posting.

Kamu dapat mencoba mengunggah konten di waktu-waktu tertentu seperti, berangkat kerja, jam makan siang, sore hari, atau pulang kerja. Ini karena followers kamu tentu tidak menggunakan media sosial selama 24 jam penuh. Dengan begitu, kamu bisa tahu kapan saja konten promosimu disukai dan mendapatkan banyak komen dari followers.

5. Lakukan interaksi dengan menjawab pertanyaan

Jika diperhatikan, kegunaan media sosial sebenarnya tidak jauh berbeda dengan forum diskusi pada masa-masa sebelum medsos mulai digandrungi. Lewat medsos, kamu dapat membangun interaksi bersama audiens lebih jauh. Kamu bisa menjawab semua pertanyaan mereka yang datang di kolom komentar untuk memulai interaksi.

Manfaatkan juga fitur QnA di Instagram Story jika kamu menggunakan akun IG. Mulailah dengan membuka sesi pertanyaan dimana followers dapat bertanya apapun kepadamu. Baru dari sana kamu menjawab pertanyaan mereka dan di­-posting kembali ke IG Story.

6. Boleh promosi, tapi jangan terlalu sering!

Lho kok jangan terlalu promosi? Nah, kekeliruan yang ditemukan oleh kalangan Seller adalah menganggap bahwa promosi di medsos harus sering mengiklankan produknya. Padahal jika kamu terlalu hard sell (tiap saat jualan) bisa saja itu menggangu kenyamanan followers kamu.

Banyak ahli marketing yang menggunakan strategi “one-in-seven rule”, yaitu kalau kamu posting 1 konten promosi, berarti 6 lainnya usahakan berupa konten biasa. Konten non-promosi ini dapat kamu atur seperti artikel yang menarik, komen terhadap tren saat ini, atau QnA.

7. Tanggapi komplain di akunmu dengan responsif

Perlu kamu sadari bahwa tidak selamanya komen yang akan diterima di medsos itu positif semua. Beberapa komen yang datang bisa berupa komplain dan keluhan dari produk atau pelayananmu yang dianggap kurang oleh customer. Jangan panik! Kamu bisa menanggapi komen mereka dengan meminta maaf dan menawarkan solusi penyelesaiannya via DM.

Dengan begitu, orang lain bisa melihat bahwa kamu cukup responsif mengatasi keluhan yang masuk tanpa mereka harus tahu detil permasalahannya. Monitor juga postingan orang lain yang men-tagged akunmu agar kamu dapat proaktif mengatasi isu yang kamu terima.

——

Kehadiranmu di media sosial merupakan salah satu cara untuk meninggalkan jejak agar mudah dicari oleh calon customer. Harapannya mereka dapat tahu tokomu dan akan berbelanja di marketplace untuk lebih lanjut. Tips terakhir, kamu bisa menambahkan link di bio akunmu untuk mengarahkan mereka datang ke tokomu di marketplace.

Selain itu, kamu dapat mempelajari fitur-fitur media sosial tersebut dan memaksimalkannya demi meningkatkan performa akunmu. Kamu bisa mencoba fitur promosi berbayar di media sosial tersebut jika ingin mendapatkan visibilitas yang lebih tinggi.

Apakah artikel ini membantumu? Yuk temukan informasi lainnya yang dapat mendukung bisnis online kamu di sini.

Bagikan
Artikel lain yang mungkin kamu suka
DSC02953

Mengenal KeLaz Belajar, Pusat Pelatihan Bisnis Online Khusus Seller Lazada

contoh promosi di media sosial

5 Contoh Promosi di Media Sosial Ampuh Tingkatkan Penjualan

hadapi keluhan pelanggan

Strategi + Contoh Template Chat Ampuh Hadapi Keluhan Pelanggan

restock adalah

Apa Arti Restock Barang? Pelajari Cara Mengoptimalkannya untuk Tingkatkan Penjualan

Ide & Cara Jualan Online

Sebelum Kamu Pergi,
Kasih Tahu yuk Alasannya!

Survey Exit Users