cara branding produk makanan

Daftar Isi

Rahasia 8 Cara Branding Produk Makanan untuk Menangkan Hati Pelanggan

Daftar Isi

Sebagai pebisnis di bidang makanan, jangan sampai kamu melewatkan cara branding produk makanan yang tepat. Branding bisnis sejak awal ini biasanya banyak diabaikan oleh pelaku bisnis makanan. Padahal sudah banyak contoh branding produk makanan yang sukses.

Di bidang usaha yang penuh persaingan ini, jangan langsung menyasar pada tujuan meraih keuntungan dengan cepat saja. Branding yang kuat penting agar produkmu berkesan di hati pelanggan dan memiliki identitas yang kuat agar tidak mudah dilupakan. 

Tidak hanya itu saja, berikut ini alasan-alasan yang akan membuatmu semakin yakin dengan pentingnya branding produk.

Ini Alasan Branding Produk Penting Bagi Pelaku Bisnis Kuliner

Branding adalah upaya untuk membuat dan membangun sebuah merek yang memiliki identitas kuat dan menjadi pembeda dengan produk lainnya. Branding tidak hanya penting diterapkan pada usaha besar saja, namun sebagai pebisnis pemula kamu juga harus mengikutinya.

Berikut ini beberapa manfaat yang bisa kamu raih dari branding produk:

Meningkatkan eksposur bisnis kecil dan menengah

Dengan adanya brand akan membedakan produk makananmu dengan produk sejenis lainnya sehingga dapat lebih mudah dikenal dan diingat pelanggan.

Langkah awal jadi top of mind

Penguatan brand pada produk kuliner bisa memberimu peluang untuk menjadi brand top of mind di kalangan pelanggan. Sehingga, ketika pelanggan ingin membeli makanan tertentu, merekmu akan menjadi produk pertama yang terpikirkan untuk dibeli.

Bantu naikkan penjualan

Branding yang baik secara prinsip akan berbanding lurus dengan volume penjualan. Sehingga, jika kamu berhasil mem-branding produkmu, maka penjualan pasti akan semakin meningkat juga.

Penyampai pesan ke pelanggan

Terakhir, melalui branding ini kamu bisa menyampaikan pesan terkait produkmu kepada pelanggan. Pesan inilah yang nantinya akan dapat memikat hati pelangganmu.

Setelah mengetahui sepenting itu branding untuk produk kuliner, lalu bagaimana cara branding suatu produk?

Cara Branding Produk Makanan yang Tepat

cara branding produk makanan
Bisnis produk makanan secara online │Sumber: Shutterstock

Nah, berikut ini adalah cara branding produk makanan untuk bisnis kulinermu!

1. Tentukan karakter brand-mu

Hal pertama yang perlu dipikirkan adalah kamu ingin brand-mu dikenal sebagai apa? Ayam paling renyah? Martabak paling empuk? Atau mie kenyal sehat dan enak? Nah, tentukan dulu karakter merekmu.

Karakter brand ini juga didasari oleh tujuan produkmu dan siapa target pasarmu. Branding atau citra produk ini nantinya juga akan menjadi guide utama dalam penyampaian pesan melalui produksi konten maupun promosi marketing selanjutnya.

2. Gunakan visual brand yang kuat

Visual yang kuat ini mencakup banyak hal, mulai dari logo, kartu ucapan, kartu nama, kemasan hingga tampilan produk secara digital di media sosial.

Kamu bisa mulai dengan pilih nama brand, jenis huruf, hingga tema warna untuk membuat desain logo produk kuliner. Pilih nama dan logo yang mudah diingat, unik, memiliki arti dan menarik rasa penasaran pelanggan untuk mencoba.

Lalu untuk font, pilih jenis tulisan yang mudah dibaca, ukurannya proporsional dan tidak terlalu banyak warna. Sesuaikan warna tulisan dan logo dengan tema warna yang telah ditentukan.

3. Bikin foto yang bisa bikin pelanggan auto lapar atau haus!

Sesuai dengan poin sebelumnya tentang penguatan visual, foto produk memegang peranan penting untuk menarik indra pertama kita ketika memilih makanan yaitu mata.

Apalagi untuk kamu yang berbisnis kuliner secara online dimana pelanggan tidak bisa mencium aroma atau mencicipi masakan secara langsung.

Buat foto produk yang bisa bercerita tentang kenikmatan produk kulinermu. Foto produk yang estetis dan menggiurkan dapat menjadi umpan untuk tangkapan besar.

4. Kemasan yang menarik dan serbaguna

Masih turunan dari poin visual nih, mainkan strategi branding melalui packaging yang menarik juga. Namun untuk urusan kemasan, kamu juga harus memperhatikan nilai ergonomis sehingga pelanggan bisa merasa nyaman dan tidak ribet ketika ingin mengkonsumsi produk kulinermu.

Melalui kemasan ini kamu juga bisa menguatkan pesan yang ingin disampaikan. Misalnya jika kamu menjual makanan sehat, maka kamu juga bisa mempertimbangkan untuk menggunakan kemasan yang aman untuk makanan dan ramah lingkungan.

Pertimbangkan juga keamanan kemasan jika akan dibawa pulang oleh pelanggan ataupun ketika dikirimkan menggunakan kurir, terutama untuk bisnis yang dipesan secara online.

5. Buat konten yang sesuai dengan bisnismu

Bagaimana cara branding suatu produk juga dipengaruhi oleh seberapa menarik kontenmu. Memenangkan hati konsumen bisa kamu raih dengan membuat konten yang relatable dengan kehidupan target konsumenmu.

Contoh branding produk makanan melalui konten adalah bila target pasarmu adalah anak muda, maka buatlah konten yang sesuai dengan permasalahan sehari-hari mereka yang solusinya bisa didapatkan dari produkmu.

Contohnya, anak muda biasanya tidak punya waktu untuk memasak, maka dengan berlangganan produk makananmu mereka bisa makan kenyang dengan praktis tanpa perlu memasak.

Baca juga: 5 Ide Konten Instagram untuk Bisnis, Promosikan Produk dengan Kreatif!

6. Promosikan produk makananmu

Promosi penting sekali dilakukan agar semakin dikenal luas oleh masyarakat. Hal ini bisa membuat peluang pasarmu semakin besar dan menjadi tahap utama untuk meraih predikat top of mind.

Promosi bisa dilakukan menggunakan konten yang dibagikan melalui berbagai kanal media sosial, termasuk dengan gabung berjualan di e-commerce seperti Lazada. Kamu bisa promosikan toko onlinemu ke banyak pelanggan di Indonesia maupun se Asia Tenggara!

7. Ikut pameran atau bazar kuliner

Untuk berkenalan dan menjangkau calon konsumen dengan lebih dekat, ikutilah pameran atau bazar kuliner. Alih-alih berjualan offline secara reguler dimana kamu harus membayar sewa tempat bulanan hingga tahunan, kamu bisa berjualan online dan mengikuti bazar kuliner saja.

Karena bazar kuliner biasanya digelar pada event tertentu yang akan mendatangkan massa dan hanya perlu membayar sewa stand harian berdasarkan momentum tertentu saja.

Jangan lupa, tujuan utama mengikuti pameran atau bazar ini adalah untuk menampilkan contoh branding produk makanan. Tapi di sisi lainnya, kamu juga berkesempatan mendapatkan untung besar dari produk yang terjual.

8. Buka kesempatan untuk berkolaborasi

Terjun ke bidang kuliner yang banyak pelaku bisnisnya tentu tidak mudah. Oleh karena itu, ajak berbagai pihak untuk ikut berkolaborasi. Misal, jika kamu berjualan makanan, kamu bisa berkolaborasi dengan produk minuman yang sudah memiliki nama.

Atau kamu juga bisa berkolaborasi dengan komunitas UMKM, influencer maupun perusahaan untuk membuat berbagai kegiatan ataupun program.

——

Nah, dengan menjalankan 8 cara branding produk makanan tersebut, semoga bisnismu bisa semakin lancar dan terkenal. Sehingga nantinya produkmu bisa contoh branding produk makanan yang kuat seperti brand-brand besar asal Indonesia yang ada di sekitarmu.

Branding menentukan kesuksekan usahamu. Setelah mengetahui bagaimana cara branding suatu produk tersebut, siapa tahu produkmu adalah brand kuliner kecintaan masyarakat Indonesia selanjutnya.

Jadi semakin sukses dan besarkan usahamu dengan bergabung menjadi Seller Lazada. Bergabung di Lazada gratis, mudah dan bisa buat usahamu #NaikKeLaz. Klik di sini untuk bergabung sekarang ya!

Bagikan
Artikel lain yang mungkin kamu suka
Produk-Produk Kesehatan yang Dicari Konsumen Indonesia Selama Masa Pandemi

Rekomendasi Produk Kesehatan yang Dicari Konsumen Indonesia Selama Masa Pandemi

Bongkar! 5 Mitos Jualan Online Teratas Sampai Tuntas

Terbongkar! 5 Mitos Jualan Online Teratas Sampai Tuntas

8 Skill Jualan Online Bagi Ibu Rumah Tangga yang Mau Sukses Bisnis

8 Skill Jualan Online Bagi Ibu Rumah Tangga yang Mau Sukses Bisnis

Campaign adalah

Campaign Adalah: Definisi, Manfaat, dan Cara Membuatnya untuk Datangkan Konsumen!

Ide & Cara Jualan Online

Sebelum Kamu Pergi,
Kasih Tahu yuk Alasannya!

Survey Exit Users